Minggu, 30 Desember 2012 | | 2 komentar

[OOT] Dukung Palestina? Mikir Sedikit, Tolol!



Ngobrolin perkara Palestina versus Israel ini kayaknya memang sampai kiamat nggak bakal ada habisnya juga. Sungguh. Betapa tidak, ketika kitab suci ente adalah Alqur’an maka dengan mudahnya ente bakal memihak Palestina. Tapi bagaimana kalau kitab suci ente adalah Taurat? Ah, sepertinya ini sama kayak kalau katepe Anda Jakarta maka Anda bakal jadi suporternya Persija Jakarta, dan kalau katepe sampeyan katepe Bandung maka sampeyan bakal mati-matian ndukung Persib Bandung.

As simple as that, tuan-tuan dan nyonya-nyonya.

Sampeyan cuma bisa bingung jika dan hanya jika sampeyan punya katepe Denpasar, sejak kelas 6 esde sampeyan nyaris ndak pernah absen nonton Gelora Dewata manggung di Stadion Ngurah Rai, tapi kemudian kesebelasan yang bersangkutan pindah ke Sidoarjo, ganti nama jadi Gelora Putra Delta, kemudian terakhir ganti nama lagi jadi Deltras Sidoarjo.

Mau tetep ndukung? Enak aja. Antum, kan, bukan arek Sidoarjo! Mending juga ganti ndukung PSIS Semarang mengingat selama 10 tahun terakhir ini antum, kan, kuliah dan ngekos di daerah Tembalang. Itung-itung balas budi dikitlah.

Begitu juga dengan Israel versus Palestina ini. Kalo sampeyan berkitab Taurat, sangat boleh dimaklumi kenapa sampeyan kepengen seluruh daerah Palestina jadi wilayah kekuasaan sampeyan. Itu tanah yang dijanjikan Tuhan sendiri untuk sampeyan semua, soale. Homo sapiens lain yang seenaknya buka lapak di situ harus segera dienyahkan. Apalagi hal ini masih didukung dengan status kalian sebagai umat pilihan, ras yang paling unggul, paling cerdas, paling mentereng di muka bumi. Kata siapa? Ya kata Tuhan sendiri, dong. Situ mau ngeyel?

Tapi sayangnya ente ini kebanyakan malah berkitab Alqur’an. Jadilah para penggusur lapak orang itu ente anggap sebagai tukang kisruh. Lapak yang sudah lama dibangun sejak abad ke sekian, kok, ya seenaknya digusur-gusur begitu saja. Perkara itu tanah buat mbangun lapak aslinya punyanya siapa, berhubung sudah lama nggak ketempatan, lha ya orang lain jangan seenaknya juga, dong, datang-datang langsung main klaim kalo itu tanah aslinya milik mereka. Mana bukti kepemilikannya, coy? Mana surat tanahnya, coy? Kata siapa ini tanah punya mereka? Kata Tuhan? Tuhan yang mana, coy?

Jadilah sekarang ente semua terusik, kan, ketika rombongan tukang kisruh itu nembakin rudal buat mbubarin lapak? Sama. Sama, akika juga terusik, cyiiin~ Alasannya ya simpel: kitabku juga Alqur’an, soalnya. Meskipun Gelora Dewata sudah pindah ke Sidoarjo, sampai sekarang akunya belum pernah pindah kitab. Makanya, demi menggunakan parameter kitab suciku sendiri, dan demi melihat perbandingan kekuatan tempur antara para tukang gusur dan para pemilik lapak yang jebulnya sangat njomplang, juga masih ditambah perbandingan jumlah korban jiwa, tolong maklumi kalau akhirnya aku jadi condong ke arah Palestina.

Cuma saja, mbok ya kalian itu bertindak secerdas aku. Jangan tolol, jangan kisruh. Memang…memang ada perbedaan latar belakang akademik antara aku dan kalian. Dari esde sampai esema sekolahku adalah sekolah unggulan; nomer 1 di daerahku. Lulus esema aku kuliah di universitas 10 besar terbaik sak Endonesa.

Tapi tenang…jangan ngamuk dahulu meskipun aku tau kalian ini memang tukang ngamuk. Jangan keburu mencapku sebagai makhluk Tuhan yang paling nggaya mentang-mentang aku ini lebih pinter ketimbang kalian semua. Tidak. Tidak. Aku tidak sedang bermaksud membanggakan kepintaranku meskipun pada faktanya aku memang lebih bisa mikir ketimbang kalian yang tolol-tolol ini. Sekali lagi, kalian yang tolol-tolol ini!

Eh, mau ngamuk lagi? Lho, belum cukupkah kalian ngamuk sampai menyegel McDonalds dan KFC? Belum cukupkah kalian berlaku anarkis di jalanan negara tempat kalian sendiri ini bermukim dan bikin anak? Nah, contoh amukan yang ta’sebutin di atas itu apa bukan bukti kalau kalian-kalian ini memang tolol?

Bung, McDonalds sama KFC itu sistemnya franchise. Jadi yang berdiri di republik ini pekerjanya ya orang-orang republik ini juga. Bayar pajaknya juga ke republik ini. Kalau kalian segel, itu pegawainya mau kalian tampung bekerja di mana, coba? Itu pendapatan negara yang biasanya mengalir dari mereka mau kalian talangi pake duitnya siapa? Duit kalian? Bah, berapa, sih, jumlah duit kalian? Pasti nggak seberapa, kan?

Eh, eh, mau ngamuk lagi gara-gara ta’ejek miskin?

Sebentar dulu… Kalau kalian ini memang miskin, ya jangan marah, dong, kalau kusebut miskin. Wong aku bicara fakta, kok, sampeyan malah mau ngamuk? Kalo aku ini lagi ngibul barulah kalian boleh ngamuk. Tapi aku lak lagi ndak ngibul, kan, waktu bilang kalau kalian ini miskin?

Lho, iya, dong. Kalo kalian ini ndak miskin, kalo kalian kecewa sama tingkah-polah Zionis di Gaza sana, kalian pasti bakal langsung nyarter pesawat, beli senjata di sindikat pedagang senjata gelap, terus terbang ke Gaza membela Palestina. Tapi nyatanya apa yang kalian lakukan? Yang kalian lakukan malah cuma teriak-teriak di negeri sendiri sambil merugikan apa yang ada di sekitar kalian, kan? Lha, kalau memang kalian kepengen perang sama Zionis, pergilah sendiri kalian ke sana, peranglah dan jadilah syuhada. Nggak usah bikin onar di sini.

Miskin, kan?

Sudah miskin, tolol pula.

Eit, mau ngamuk lagi?

Sebentar… Sebentar dulu… Kalau kalian ini ndak tolol apa iya kalian mau-mau aja melakukan hal yang tidak berguna? Cuma orang tolol aja, kan, yang mau-maunya melakukan hal yang sia-sia? Sekarang coba pikir, buat ongkos transport dari rumah kalian, duhai para tukang demo, ke lokasi demonstrasi, apa kalian nggak butuh lembaran rupiah? Sesampainya di tempat demo kalian bakal teriak-teriak. Habis teriak-teriak apa kalian nggak lapar, nggak haus? Buat beli makan-minum lagi-lagi kalian butuh duit, kan?

Itung, deh, berapa ribu rupiah yang kemarin sudah kalian habiskan buat ngerusak fasilitas milik orang lain di negara ini? Sekarang pikirkan juga, apa hasil perbuatan kalian, ada efeknya yang langsung kerasa buat para korban di Gaza sana nggak? Yang ada malah kalian capek bengak-bengok, yang di Gaza ndak dapet apa-apa, duit habis, orang lain dirugikan, ealah…masih ketambahan digelandang ke kantor polisi pula.

Nah?

Coba, deh, pagi kemarin ini kalian diem aja di rumah sambil nyruput kopi dan makan pisang goreng, enak kan? Nggak capek, kan? Agak siangnya sekitar jam 11 barulah kalian jalan ke ATM Bersama terdekat, transfer duit sejumlah biaya demo kalian ke rekening bantuan untuk Palestina, mana yang manfaatnya lebih kerasa? Kalian nggak capek bengak-bengok, nggak merugikan orang lain, yang di Palestina pun dapat bantuan.

Itulah yang ta’lakukan kemarin ini, Bung. Aku prihatin sama Palestina, tapi aku masih sayang nyawa. Aku nggak punya skill tempur, aku bukan John Rambo yang bisa memberantakkan 1 batalyon pasukan Vietkong sendirian. Kalau aku nekad ke sana, itu sama saja dengan mati konyol. Cuma bakal nambah-nambahin kerepotan orang lain aja buat ngangkutin mayitku. Yang aku punya cuma sedikit kelebihan finansial, maka ya menyumbanglah yang bisa kulakukan.

Jadi sekarang apa lagi dalih kalian, para tukang rusuh? Contohlah aku dengan segala kelebihan uangku. Nggak tau harus nyetor sumbangan ke mana? Baiklah, ini kukasih daftarnya. Sampeyan bisa nyetor lewat para makelar pahala berikut ini:
Dompet Dhuafa
Mer-C
Rumah Zakat
Sahabat Al Aqsha
Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina

Yang begitu itu bisa kalian jadikan pilihan untuk dilakukan. Jangan malah ngisruh, malah nyengsarain yang di sekitar kalian. Masak iya kalian nggak bisa berpikir sejauh itu, sih? Masak iya kalian ini hidupnya cuma modal emosi sesaat aja? Goblok! Goblok dipiara. Kambing dipiara bisa gemuk.

Okelah, akhirul kalam aku kayaknya harus mohon maaf buat semua kata-kataku yang sangat mungkin sekali sudah menyakiti kalian. Aku mohon maklum dan semoga kalian mau mencoba untuk memakluminya, sebagaimana aku juga mencoba memaklumi tindakan tolol kalian meskipun akhirnya ya nggak bisa-bisa juga. Heran. Tapi mau bagaimana lagi, antara aku dan kalian mungkin memang kayaknya ada perbedaan yang sangat mendasar. Kayaknya mungkin kualitas IQ di antara kita memang terlalu berbeda, sih, ya…

Sekarang apa lagi? Masih tetap mau ngamuk?

Oh, sudah enggak?

Jadi apa? Perlu kuajarin caranya transfer rekening via ATM Bersama pula? Pantesan kalian semua pada milih demonstrasi ketimbang ngasih donasi

Kamis, 27 Desember 2012 | | 0 komentar

Prospek Kerja Jurusan Statistika



Pasti kita sering sekali ditanya orang mengenai lapangan kerja apa nantinya setelah lulus sarjana dari jurusan kuliah kita. Apalagi jurusan yang masih jarang terdengar oleh orang alias masih langka. Gak terkecuali adalah program studiku yaitu STATISTIKA. Seperti pertanyaan; “Itu statistika kalau dah lulus kemana?”, “Nantinya jurusan itu kerja dimana?”, “Lulusan statistika kerjanya pada dimana?”, dan lain sebagainya. Mudah memang bagi kamu yang kuliah di jurusan yang hkhalayak ramai sudah mengerti seperti kedokteran, teknik arsitek, dll. Tapi kalau STATISTIKA masih asing bagi beberapa orang, tentunya untuk pertanyaan-pertanyaan di atas perlu penjelasan lebih lanjut.

Terus, kalau diriku sendiri ditanya seperti itu, jawabanku apa? Mudah sekali… sebab STATISTIKA semua bidang bisa! Yah paling dasar orang-orang pada tau apa itu BPS. Tapi gak cuma itu saja, di perusahaan berbagai bidang membutuhkan statistikawan. Kalau penjelasan mengenai lapangan kerja lulusan statistika berikut aku kutip dari website prodi Statistika Undip.


Prospek kerja sarjana Statistika dapat menempati posisi peneliti, CEO serta staff pada bagian Electronic Data Processing, System Analyst, Quality Control, Planning, Controlling and Production, dll. pada berbagai bidang :
1. Lembaga pemerintahan (Depdagri, Diknas, Depkeu, Dephan dll)
2. Sektor industri/jasa keuangan (perbankan, asuransi, bursa saham, BUMN)
3. Industri strategis (PT. PAL, PT.KAI, PT.PLN, PT.GAS, dll)
4. Bidang industri perangkat lunak dan komputer (perancangan sistem,
programming, desain grafis, dll)
5. Bidang industri penerbitan dan percetakan.
6. Industri telekomunikasi (telematika, Telkom)
7. Industri pengolahan data dan informasi (BPS, LSI, Barometer, LRI, dll)
8. Bidang riset dan pengembangan (LIPI, BATAN, LAPAN, BPPR,
Marketing Riset Informasi, dll)
9. Bidang akademik, sebagai dosen di PTN dan PTS terkemuka.



Tuh kan, pada intinya di semua bidang statistika dibutuhkan….

Eitss, sebelumnya aku mau menjelaskan sesuatu. Perihal lapangan kerja. Apakah selalu lulusan sebuah jurusan pasti akan bekerja di bidang jurusan tersebut? Contohnya aku statistika, apakah aku pasti nanti setelah lulus bekerja di tempat yang sesuai dengan statistika? Jawabannya gak selalu!

Ujung-ujungnya emang takdir, semua di tangan Allah. Tapi juga kita harus berusaha. Banyak juga loh, lulusan sebuah jurusan yang pekerjaannya nanti tidak sejalur dengan bidangnya itu. Sebab apa mau dikata, otak kita juga mempengaruhi. Bakat kita dimana juga kadang menjadi hal yang patut diperhitungkan. Oleh itu skill kita lainnya juga harus diasah.

Minggu, 09 Desember 2012 | | 0 komentar

SPSS


Pada postingan kali ini, saya akan membahas sedikit tentang software yang sering dipakai oleh para statistisi, yaitu SPSS (Statistical Package for the Social Sciences)

SPSS adalah sebuah program komputer yang digunakan untuk membuat analisis statistika. SPSS dipublikasikan oleh SPSS Inc.SPSS (Statistical Package for the Social Sciences atau Paket Statistik untuk Ilmu Sosial) versi pertama dirilis pada tahun 1968, diciptakan oleh Norman Nie, seorang lulusan Fakultas Ilmu Politik dari Stanford University, yang sekarang menjadi Profesor Peneliti Fakultas Ilmu Politik di Stanford dan Profesor Emeritus Ilmu Politik di University of Chicago. 

SPSS adalah salah satu program yang paling banyak digunakan untuk analisis statistika ilmu sosial. SPSS digunakan oleh peneliti pasar, peneliti kesehatan, perusahaan survei, pemerintah, peneliti pendidikan, organisasi pemasaran, dan sebagainya. Selain analisis statistika, manajemen data (seleksi kasus, penajaman file, pembuatan data turunan) dan dokumentasi data (kamus metadata ikut dimasukkan bersama data) juga merupakan fitur-fitur dari software dasar SPSS.

Statistik yang termasuk software dasar SPSS :
  • Statistik Deskriptif: Tabulasi Silang, Frekuensi, Deskripsi, Penelusuran, Statistik Deskripsi Rasio
  • Statistik Bivariat: Rata-rata, t-test, ANOVA, Korelasi (bivariat, parsial, jarak), Nonparametric tests
  • Prediksi Hasil Numerik: Regresi Linear
  • Prediksi untuk mengidentivikasi kelompok: Analisis Faktor, Analisis Cluster (two-step, K-means, hierarkis), Diskriminan.
Berbagai fitur dalam SPSS dapat diakses melalui menu pull-down atau dapat diprogram dengan bahasa perintah sintaks proprietary 4GL. Pemrograman perintah sintaks memiliki keuntungan di bidang reproduktivitas serta pengendalian manipulasi data kompleks dan analisis. 

Perhubungan menu pull-down juga menghasilkan sintaks perintah, walaupun pengaturan awalnya harus diubah terlebih dahulu agar sintaks dapat dilihat oleh user. Program dapat berjalan secara interaktif, atau tanpa pengendalian menggunakan Fasilitas Kerja Produksi. Sebagai tambahan, bahasa makro juga dapat digunakan untuk menulis perintah subrutin dan ekstensi program Python dapat mengakses informasi di dalam kamus data dan data, kemudian secara dinamis membuat program perintah sintaks.

Ekstensi program Phyton, yang diperkenalkan pada SPSS 14, menggantikan skrip SAX Basic yang kurang fungsional, walaupun SAX Basic juga masih dapat digunakan. Ekstensi Phyton menyebabkan SPSS dapat menjalankan statistik mana pun dalam paket free software R. Sejak versi 14 dan seterusnya, SPSS dapat diatur secara eksternal melalui Phyton pada program VB.NET menggunakan “plug-ins” yang telah disediakan.

SPSS meletakkan batasan-batasan pada struktur file internal, tipe data, pengolahan data dan pencocokan file, yang memudahkan pemrograman. SPSS datasets memiliki struktur tabel 2 dimensi dimana bagian baris menunjukkan kasus-kasus (seperti pribadi atau rumah tangga) dan bagian kolom menampilkan ukuran-ukuran (seperti umur, jenis kelamin, pendapatan rumah tangga). Hanya 2 tipe data yang digambarkan : numerik dan teks (string). Seluruh pengolahan data dilakukan berurutan kasus per kasus melalui file. File dapat dipasangkan satu per satu atau satu-banyak, tapi tidak dapat banyak per banyak.

User interface grafis memiliki 2 jenis tampilan yang dapat dipilih dengan cara meng-klik salah satu dari dua tombol di bagian bawah kiri dari window SPSS. Tampilan ‘Data View’ menampilkan tampilan spreadsheet dari kasus-kasus (baris) dan variabel (kolom). Tampilan ‘Variable View’ menampilkan kamus metadata di mana setiap baris mewakili sebuah variabel dan menampilkan nama variabel, label variabel, label nilai, lebar cetakan, tipe pengukuran dan variasi dari karakteristik-karakteristik lainnya. Sel-sel di kedua tampilan dapat diedit secara manual, memungkinkan pengaturan struktur file dan pemasukan data tanpa harus menggunakan sintaks perintah. Hal ini cukup untuk dataset-dataset kecil. Dataset yang lebih besar, seperti survei statistik, lebih sering dibuat menggunakan software data entry, atau dimasukkan selama computer-assisted personal interviewing, dengan pemindaian dan menggunakan software pengenalan karakter optikal, atau dengan pengambilan langsung dari kuesioner online. Dataset-dataset ini kemudian dimasukkan ke dalam SPSS.

SPSS dapat membaca dan menulis data dari file teks ASCII (termasuk file hierarkis), paket statistik lainnya, spreadsheets dan database. SPSS dapat membaca dan menulis ke dalam tabel database eksternal relasional melalui ODBC dan SQL.

Output statistik memiliki format file proprietary (file *.spo, men-support tabel poros) yang mana, sebagai tambahan atas penampil dalam paket, disediakan pembaca stand-alone. Output proprietary dapat diubah ke dalam bentuk teks atau Microsoft Word. Selain itu, output dapat dibaca sebagai data (menggunakan perintah OMS), sebagai teks, teks dengan pembatasan tabulasi, HTML, XML, dataset SPSS atau pilihan format image grafis (JPEG, PNG, BMP, dan EMP).


sekian sedikit penjelasan tentang SPSS. Jika ingin mendapatkan aplikasinya bisa di download disini
pass: ken

| | 0 komentar

Analisis Data



Analisis data merupakan kegiatan setelah data dari seluruh responden atau sumber data lain terkumpul.

Kegiatan dalam analisis data adalah
Mengelompokkan data berdasarkan variabel dan jenis responden
Mentabulasi data berdasarkan variabel dari seluruh responden
Menyajikan data tiap variabel yang diteliti
Melakukan perhitungan untuk menjawab rumusan maslah
Melakukan perhitungan untuk menguji hipotesis yang telah diajukan

Statistik deskriptif adalah statistik yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum atau generalisasi. Statistik deskriptif yaitu penyajian data melalui tabel, grafik, diagram lingkaran, pictogram, perhitungan modus, median, mean, perhitungan desil, persentil, perhitungan penyebaran data melalui perhitungan rata-rata dan standar deviasi, perhitungan persentase.

Statistik inferensial adalah teknik statistik untuk menganalisis data sampel dan hasilnya diberlakukan untuk populasi. Statistik ini cocok digunakan bila sampel diambil dari populasi yang jelas, dan teknik pengambilan sampel dari populasi itu dilakukan secara random.

Signifikansi adalah kemampuan untuk digeneralisasikan dengan keslahan tertentu

Statistik parametris digunakan untuk menguji parameter populasi melalui statistik atau menguji ukuran populasi melalui data sampel. Pengujian parameter melalui statistik dinamakan uji hipotesis statistik. Statistik ini banyak digunakan untuk menganalisis data interval dan rasio. Statistik nonparametris tidak menguji parameter populasi, tetapi menguji distribusi. Statistik ini digunakan untuk menganalisis data nominal, dan ordinal.

Hipotesis diartikan sebagai jawaban sementara terhadap rumusan maslah penelitian. Hipotesis nol (Ho) adalah pernyataan tidak adanya perbedaan antara parameter dengan statistik. Hipotesis alternatif (Ha) adalah perbedaan antara parameter dan statistik. Cara menaksir yaitu a point estimate (titik taksiran) adalah suatu taksiran parameter populasi berdasarkan satu nilai dari rata-rata data sampel. Interval estimate (taksiran interval) adalah suatu taksiran parameter populasi berdasarkan nilai interval rata-rata data sampel.

Menaksir parameter populasi yang menggunakan nilai tunggal akan mempunyai resiko kesalahan yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang menggunakan interval estimate.

Dua kesalahan dalam menguji hipotesis yaitu
Kesalahan tipe I adalah suatu kesalahan bila menolak hipotesis nol yang benar. Tingkat kesalahan dinyatakan dengan α.
Kesalahan tipe II, adalah kesalahan bila menerima hipotesis yang salah. Tingkat kesalahan dinyatakan dengan β.

Macam pengujian hipotesis yaitu
Uji dua pihak digunakan bila hipotesis nol berbunyi sama dengan dan hipotesis alternatifnya berbunyi tidak sama.
Pihak kanan digunakan apabila hipotesis nol berbunyi lebih kecil atau sama dengan dan hipotesis alternatifnya berbunyi lebih besar.
Pihak kiri digunakan apabila hipotesis nol berbunyi lebih besar atau sama dengan dan hipotesis alternatifnya berbunyi lebih kecil.

Sabtu, 08 Desember 2012 | | 0 komentar

Apa sih Statistika?

Oke, ini postingan pertama di blog ini, dan sesuai judul, saya ingin membahas sedikit tentang "apa sih statistika itu?"

Statistika adalah ilmu yang mempelajari bagaimana merencanakan, mengumpulkan, menganalisa dan menginterpretasi dan mempresentasikan data. Singkatnya, statistika adalah ilmu yang berkenaan dengan data. Istilah 'statistika' berbeda dengan 'statistik'. Statistika merupakan ilmu yang berkenaan dengan data, sedangkan statistik adalah data, informasi, atau hasil penerapan algoritma statistika pada suatu data. Dari kumpulan data, statistika dapat digunakan untuk menyimpulkan atau mendeskripsikan data; ini dinamakan statistika deskriptif. Sebagian besar konsep dasar statistika mengasumsikan teori probabilitas. Beberapa istilah statistika antara lain: populasi, sampel, unit sampel, dan probabilitas. Statistika banyak diterapkan dalam berbagai disiplin ilmu, baik ilmu-ilmu alam (misalnya astronomi dan biologi) maupun ilmu-ilmu sosial (termasuk sosiologi dan psikologi), maupun di bidang bisnis, ekonomi, dan industri. statistika juga digunakan dalam pemerintahan untuk berbagai macam tujuan; sensus penduduk merupakan salah satu prosedur yang paling dikenal. Aplikasi statistika lainnya yang sekarang populer adalah prosedur jajak pendapat atau polling (misalnya dilakukan sebelum pemilihan umum), serta jajak cepat (perhitungan hasil cepat pemilu atau quick count. Di bidang komputasi, statistika dapat pula diterapkan dalam pengenalan pola maupun kecerdasan buatan. sumber